Selasa, 23 Februari 2010

KONSEP DASAR ETIKA PROFESI KEPERAWATAN

PENGERTIAN

Etika Yunani Ethos : Adat istiadat / kebiasaan

  1. Menurut Araskar dan David (1978) : ” kebiasaaan ”. ”model prilaku” atau standar yang diharapkan dan kriteria tertentu untuk suatu tindakan.
  2. Curtin : Etika mrpx suatu disiplin ilmu yg diawali dgn mengidentifikasi, mengorganisasi, menganalisis & memutuskan perilaku Mc dng menrpx prinsip2 u/ mendeterminasi perilaku yg baik terhdp suatu situasi yg dihadapi.
  3. Etika merupakan prinsip yang menyangkut benar dan salah, baik dan buruk dalam hubungan dengan orang lain.
  4. Etika merupakan studi tentang perilaku, karakter dan motif yang baik serta ditekankan pada penetapan apa yang baik dan berharga bagi semua orang.
  5. Penggunaan istilah etika sekarang ini banyak diartikan sebagai motif atau dorongan yang mempengaruhi prilaku. (Dra. Hj. Mimin Emi Suhaemi. 20

etika


mendeskripsikan suatu pola atau cara hidup

etika merefleksikan sifat, prinsip dan standar seseorang yang mempengaruhi perilaku profesional.

Cara hidup moral perawat telah dideskripsikan sebagai etika keperawatan.

DASAR ETIKA KEPERAWATAN

  1. Abad XIX Florence Nightingale: “bagaimana perawat harus berperilaku “
  2. Thn 1903 : Hamotan Robb : “etika keperawatan untuk RS”
  3. THN 1550, Ana “Kode Etik Profesi Kperawatan”

Etika keperawatan ad/ Filsafat yg mengarahx TJ moral yg yg mendasari praktik keperawatan

Etika keperawatan Ad/ kerangka berpikir bagi Perawat dlm membt keputusn, berTJ pd masy, anggota tim Kes lainya & pd profesinya

Etika profesi keperawatan merupakan alat ukur perilaku moral dlm keperawatan

Organisasi profesi dpt meletakan kerangka berpikir perawat untuk mengambil keputusan dan bertanggungjawab kepada masyarakat, anggota tim Kes lainya dan kepada profesi ( ANA,1976)

Membina kepercayaan perawat - klien, sesama perawatan, masyarakat - profesi perawat.

Tujuan Etika Keperawatan :

- Mengenal dan mengidentifikasi unur-unsur moral dalam praktik keperawatan

- Membentuk strategi atw utk menganalisa mslh-mslh moral yg trjd dlm praktik KeperawAtan

- Menghubungkan prinsip2 moral/pelajaran yg baik yg dapat dipertanggungjawabkan pd diri sndr, kelg, masy & kpd Tuhan sesuai dgn kepercayaannya.

Persepsi berbeda dari keluarga & klien terhadap perawa

- Penyakit klien

- Kurangnya informasi teknis

- Regresi yg disbabkan o/ rasa sakit & pendereritaan

- Lingkungan yg tidak dikenal

-

Peran perawat sbg pelindung : etika keperawatan.

ETIKA KEPERAWATAN SEBAGAI LANDASAN PENGEMBANGAN SIKAP PERAWAT PROFESIONAL

Pendahuluan

Mempunyai kontrak sosial dengan masyarakat à ada kepercayan

Profesi meningkatkan mutu pelayanan à ilmu pengetahuan, kemampuan tehnikal, hubungan antar manusia dan berpedoman pada kode Etik Profesi Keperawatan

Pengetahuan perawat diperoleh melalui pengalaman pribadi & emosional dgn org lain & ikut terlibat dlm mslh moral mereka ( Cooper ,1991)

Etika keperawatan dihubx. Dgn hub. Antar masyarakat & dgn karakter serta sikap perawat terhadap org lain.

Etika keperawatan : mengarahkan prwt u/menjd sensitif pd stp situasi & u/ memberix respon b’dsrx pengetahuan teknis & moral, integritas pribadi & rasa kasih.

Prinsip-prinsip moral dalam praktek Keperawatan.

Fungsinya : membuat secara spesifik apakah suatu tindakan di larang, diperlukan atau di izinkan dalam suatu keadaan.

Prinsip Moral yang sering di gunakan dalam keperawatan ( Johnstone, 1989, Baird et,at 1991 )

  1. Autonomi (Otonomi)
  2. Beneficience (berbuat baik)
  3. Justice (keadilan)
  4. Confidentiality (kerahasiaan)
  5. Veracity(kejujuran)
  6. Avoiding Killing (tidak merugikan)
  7. Fidelity (menepati janji)
  8. Akuntabilitas


“Antonomy” (otonomi)


Kemampuan untuk menentukan sendiri atau mengatur diri sendiri
à Menghargai


Melibatkan pasien dalam membuat keputusan yang berhubungan dengan Asuhan Keperawatan

Beberapa tindakan yang tidak mempertahankan otonomi

-Melakukan tindakan tanpa informasi sebelumnya.

-Melakukan sesuatu tanpa informasi yang relevan yang penting di ketahui pasien dalam membuat suatu pilihan.

-Tidak memmberikan referensi yang lengkap walaupun pasien menghendaki informasi tersebut.

-Memaksa pasien memberi informasi.

Tugas perawat berkaitan dengan upaya menghargai otonomi adalah :

  1. Membantu dan membangkitkan
  2. kemampuan pasien dalam mengambil keputusan
  3. Mengsupport hak pasien Informed Concend
  4. Arahan yang sifatnya Advance
  5. ukungan keputusan pasien yang cakap

Hambatan Pelaksanaan Otonomi Pasien

Perawat/tim bukan profesional

Perawat/tim dominan dalam mengambil

Keputusan

Pasien tidak tahu haknya.

B. “Beneficience”
Prinsip untuk melakukan yang baik dan tidak merugikan orang lain (kemurahan hati)

Prinsip kemurahan hati adalah :

Menghilangkan kondisi-kondisi yang sangat merugikan

Mencegah kerugian/kerusakan/kesalahan.

Berbuat baik.

Normaleaficence

Tindakan menghindarkan kerusakan/kerugian/kejahatan

Prinsip ---- Mengindikasikan bahwa individu secara moral di haruskan untuk menghindari yang merugikan orang lain.

Tanpa memberikan kerusakan

C. “Justice” (Keadilan)
Prinsip moral untuk berlaku adil bagi semua individu
à setiap individu mendapat tindakan yang sama/konstribusi yang sama

Agar Justice tetap dilaksanakan, perlu :

  1. Kontrak dengan klien
  2. Kebutuhan individu
  3. Upaya/usaha individu
  4. Kemapuan membayar pasien
  5. Konstribusi sosial.

D. Veracity
Merupakan suatu kewajiban untuk mengatakan yang sebenarnya atau untuk tidak membohongi orang lain/pasien :

-Kebenaran adalah hal yang sangat pundamental dalam membangun hubungan dengan orang lain.

-Informasi tidak menyenangkan membuat depresi & ketakutan.à Perawat mempersiapkan dengan baik untuk mengantisipasi reaksi pasien.

-Pasien yang mengalami kanker pun ingin diberitahukan yang sebenarnya tentang kondisinya ( Yeatch Dalam Baird 1991 )

-15 -25 % dari pasien menolak tentang keadaan penyakitnya (Bok dalam Gillis 1991)

Fase awal pasien menolak tentang penyakitnya ( Rose 1969)

E. “Avoiding Killing”
Menekankan kewajiban perawat untuk menghargai kehidupan manusia, tidak membunuh atau mengakhiri kehidupan.

- Bila Kewajiban perawat melakukan hal-hal yang menguntungkan bagi pasien (Beneficience) haruslah perawat membantu pasien mengatasi penderitaannya atau mempercepat kematian.

- à Perawat menghargai eksistensi kemanusiaan, mempunyai konsekwensi untuk melindungi dan mempertahankan kehidupan dengan berbagai cara.

F. “Fidelity”
Menjelaskan kewajiban perawat untuk tetap setia pada komitmennya

Kewajiban mempertahankan hubungan salin percaya antara perawat dan pasien

* Menepati janji
* Menyimpan rahasia
* Caring
Caring” sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan diri.
“Caring” dalam askep :

  • Menjalin hubungan saling percaya antara perawt dengan pasien
  • Memberi Penghargaan pada pasien
  • Meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah bagi pasien.
  • Memberi kebebasan melakukan ibadah
  • Membuat pasien sejahtera

G.“Confidenciality”

Upaya merahasiakan informasi yang sifatnya rahasia bagi pasien untuk menjaga privasi pasien
à prinsip etik yang mendasar.

Misal : Data – Pasien
* Menghindarkan diri mendiskusikan kondisi pasien dengan orang yang tidak terkait.

H. Akuntabilitas (Accountability)

Akuntabilitas merupakan standar yang pasti bahwa tindakan seorang profesional dapat dinilai dalam situasi yang tidak jelas atau tanpa terkecuali.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar